بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Jumat

ILMU SYAHADAT MALAIKAT.:


AJI SYAHADAT MALAIKAT

Aji Syahadat Malaikat merupakan salah satu khasanah tradisi ilmu hikmah yang sesuai dengan syari`at islam dan hadis Rasulullah Sholallohu `Alaihi Wasallam. Ilmu hikmah untuk mencapai tingkatan spiritual yang haq bahkan jika sudah sempurna Insya Allah dapat membawa kita ke jalan Ma`rifatullah selama ilmu tersebut di gunakan untuk kebaikan dan menjalankan perintah serta menjauhi larangan agama bahkan sampai menimbulkan khariqulil `Adat (keajaiban) yang tidak masuk akal. Seluruh do`a dalam ilmu ini adalah murni usur religius Islami yang sudah ditetapkan dalam Al-Qur`an dan Do`a  yang makbul. tidak ada unsur musrik Syarat Khusus Muslim Pria Wanita Di Atas 17 Tahun Age. Di antara  manfaat dan kegunaannya adalah untuk Tauhid mendekatkan diri kepada Allah Azza Wajalla, keimanan, keselamatan, terawangan, membuka indra ke enam, menambah kekuatan, keselamatan,  kerezekian mengalir deras dari segala arah, mengandung unsur pengabul segala hajad tingkat tinggi, kejayaan, gerak ghaib, pagar badan, kebal terhadap serangan benda tajam maupun runcing terhadap orang yang berniat jahatt, dapat meminjam aji kesaktian orang lain, Asma lembu sekilan Al-Hikmah, ketabiban untuk membantu pengobatan baik medis dan non medis, menundukan kawan maupun lawan, Asma tenaga dalam dapat membuat orang terpelanting bahkan jika fatal bisa sampai muntah darah, pukulan jarak jauh, mengerti seseorang punya ilmu atau tidak, panggil gerak silat secara ghaib dari tokoh pendekar zaman dulu atau ahli silat yang kita niatkan, radar ghaib, putar giling sukma atau panggil orang minggat, Insya Allah kita dapat mengetahui jati diri kita, sehingga apa yang kita inginkan lebih mudah terkabulkan tanpa dinding hijab,  menciptakan energy dan meningkatkannya untuk segala macam keperluan, dll. Insya Allah seluruh ijazah sempurna serta do`a kunci khusus akan kami ijazahkan kepada anda yang ingin merawat ilmu ini, tanpa efek samping negatif baik selama mengamalkan maupun di kemudian hari menjelang wafat ingat semua atas izin Allah. Mengenai mahar akan kami berikan seluruhnya untuk yang membutuhkan, sehingga seluruh ilmu yang anda pelajari menjadi barakah dan uang yang anda keluarkan sebagai shadaqah juga mendapatkan nilai pahala di sisi Allah untuk menunjang segala hajad dan keinginan anda, A..amiin Yaa Robbal `Alamiin.....

Adapun Infaq shadaqah untuk pengganti ijazah ilmu ini ada 3 tingkat.

Tingkat Maunah Infaq Shadaqah Ikhlas Rp. 555.000,-

Tingkat Karamah Sughra Infaq Shadaqah Ikhlas Rp. 975.000,-

Tingkat Karamah Kubra Infaq Shadaqah Ikhlas Rp. 1.775.000,-

Insya Allah dengan memperbanyak tauhid dalam mendalami ilmu ini maka kita akan di permudah dalam mencapai penemuan jati diri kita yang sebenarnya. Meskipun ada sebagian aliran islam yang menolak tradisi ilmu semacam ini karena tidak di ajarkan Rasulullah Sholallohu `Alaihi Wasallam. Tetapi mari kita lihat dari sumber yang mana dalam Al-Qur`an dan Al Hadis juga banyak di sebutkan tentang  kewajiban kita untuk mengenal jati diri kita dengan cara mengenal Allah sang Khalik.


BERDASARKAN AL QUR’AN ADALAH SEBAGAI BERIKUT :

1.      BILA HAMBA-HAMBA KU BERTANYA TENTANG AKU KATAKANLAH BAHWA AKU DEKAT (AL BAQARAH 2 : 186).
2.      LEBIH DEKAT AKU DARI PADA URAT LEHER (AL QAF 50 : 16).
3.      KAMI AKAN PERLIHATKAN KEPADA MEREKA TANDA-TANDA (AYAT-AYAT) KAMI DI SEGENAP PENJURU DAN PADA DIRI MEREKA (FUSHSHILAT 41 : 53).
4.      DZAT ALLAH MELIPUTI SEGALA SESUATU (FUSHSHILAT 41 : 54).
5.      DIA (ALLAH) BERSAMAMU DIMANAPUN KAMU BERADA
(AL HADID 57 : 4).
6.      KAMI TELAH MENGUTUS SEORANG UTUSAN DALAM NAFS (DIRI)-MU (AT TAUBAH 9 : 128).
7.      DI DALAM DIRI-MU APAKAH ENGKAU TIDAK MEMPERHATIKAN (ADZ DZAARIYAAT 51 : 21).
8.      TUHAN MENEMPATKAN DIRI ANTARA MANUSIA DENGAN QOLBUNYA (AL ANFAAL 8 : 24).
9.    AKU CIPTAKAN MANUSIA DENGAN CARA YANG SEMPURNA
                       (AT TIN 95 : 4).
Manusia diciptakan dengan cara yang sempurna. Berarti bahan dasarnya juga harus sempurna yaitu Dzat Yang Maha Sempurna. SETELAH AKU SEMPURNAKAN KEJADIANNYA AKU TIUPKAN RUH-KU KE DALAMNYA ( AL HIJR 15 : 29 ). Berarti Dzat Allah berada di dalam diri setiap manusia, baik mata belo maupun mata sipit, hidung mancung maupun pesek, kulit hitam, putih, coklat maupun kuning.
Dzat Allah bisa berada di dalam semua mahluk ciptaanNYA, misalnya di dalam bunga yang berwarna-warni. Dzat Ilahiah menjadi tersembunyi didalam semua mahluk ciptaanNya, seperti halnya biji gandum, setelah menjadi roti biji gandumnya tidak nampak namun dzat gandumnya tetap ada, tersembunyi di dalam roti. Disisi lain DZAT ALLAH MELIPUTI SEGALA SESUATU berarti alam semesta termasuk planet bumi ini berada di dalam “JUBAH” ALLAH. Kita semua tenggelam atau baqa dalam Tuhan. Bila Jubah Allah itu bulat seperti bola maka kita semua seperti berada di dalam bola yang kemanapun kita menghadap baik kekiri, ke kanan, ke atas maupun kebawah disanalah Wajah Allah. DIA ada dimana-mana namun dalam ke-Esa-an-NYA, DIA tidak kemana-mana.
HADITS QUDSI DAN HADITS RASULULLAH :

1.      MAN AROFA NAFSAHU FAQOD AROFA ROBBAHU : Barang siapa mengenal nafs (diri) nya, maka dia mengenal Tuhan nya.
2.      WA MAN AROFA ROBBAHU FAQOD JAHILAN NAFSAHU : Barang siapa mengenal Tuhannya maka dia merasa bodoh.
3.      MAN TOLABAL MAOLANA BIGOERI NAFSI FAQODDOLA DOLALAN BAIDA : Barang siapa yang mencari Tuhan keluar dari dirinya sendiri maka dia akan tersesat semakin jauh.
4.      IQRO KITAB BAQO KAFA BINAFSIKA AL YAOMA ALAIKA HASBI : Bacalah kitab yang kekal yang berada di dalam diri kalian sendiri.
5.      ALLAHU BATHINUL INSAN, AL INSANU DHOHIRULLAAH : Allah itu bathinnya manusia, manusia adalah dhohirnya (kenyataannya) Allah.
6.      AL INSANU SIRI WA ANA SIRUHU : Rahasia kalian adalah rahasia-Ku.
7.      DALAM SETIAP RONGGA ANAK ADAM AKU CIPTAKAN SUATU MAHLIGAI YANG DISEBUT DADA, DI DALAM DADA ADA QOLBU, DALAM QOLBU ADA FUAD, DALAM FUAD ADA SYAGOFA, DI DALAM SYAGOFA ADA SIR, DALAM SIR ADA AKU, TEMPAT AKU MENYIMPAN RAHASIA.
8.      LAA YARIFALLAAHU GHOIRULLAH : Yang mengenal Allah hanya Allah.
9.      AROFTU ROBBI BI ROBBI : Aku mengenal Tuhan melalui Tuhan.
10.  MAA AROFNAKA HAQQO MA’RIFATAKA : Aku tidak mengenal Engkau, kecuali sampai sebatas pengetahuan yang Engkau perintahkan.


Apakah kita bisa bertatap muka secara langsung dengan Allah? Mari kita lihat Surat Al Baqarah ayat 1 : ALIF LAM MIM. Mengapa tidak dibaca ALAM atau ALIM??? HANYA ALLAH YANG MENGETAHUI ARTINYA. Yang mengetahui Allah hanya Allah. Huruf Alif adalah milik Allah, Lam untuk utusan Allah dan Mim untuk Muhammad (insan, manusia) …
Antara Alif dan Mim ada Lam, antara Allah dan manusia ada apa?? ADA SIR.
Sir dalam hal ini bisa berperan sebagai utusan, sebagai pembawa berita, sebagai naluri, sebagai angan-angan atau imajinasi, sebagai generator dan bisa juga sebagai mikro prosesor penerima atau pengolah data.

TIDAK ADA SEORANG PUN YANG DAPAT BERCAKAP-CAKAP DENGAN ALLAH, KECUALI DENGAN WAHYU, ATAU DARI BELAKANG TABIR, ATAU DENGAN MENGIRIMKAN UTUSAN-NYA DENGAN SEIZIN-NYA.
( AS-SYUARA 42 : 51 ).
MULAI HARI INI AKU SINGKAPKAN TABIR YANG MENUTUPI MATAMU, MAKA PENGLIHATANMU AKAN MENJADI TAJAM (AL QAAF 50 : 22).
TUHAN MENEMPATKAN DIRI ANTARA MANUSIA DENGAN QOLBUNYA. (AL ANFAL 8 : 24).

Qolbu merupakan titik terendah dari sumbu komunikasi vertikal kepada Allah. Tabir akan menjadi transparan dan akan menjadi kabel penghubung untuk berkomunikasi dengan Allah, manakala kita tidak ragu-ragu akan kebenaran Al Qur’an dan yakin akan ke ghoiban Allah dimana qolbu merupakan pintu masuk ke alam ghoib. Komunikasi dengan Allah hanya bisa melalui dzikir qolbu.

INILAH KITAB YANG TIADA DIRAGUKAN, SUATU PETUNJUK BAGI MEREKA YANG TAKWA, YAITU MEREKA YANG BERIMAN KEPADA YANG GHOIB.
( AL BAQARAH 2 : 2-3 )

DAN SEBUTLAH ( NAMA ) TUHANMU DALAM HATIMU…( AL A’RAF 7 : 205 ).
DIA AKAN MEMBERI PETUNJUK KEPADA HATINYA ( AT TAGABUN 64 :11 )
DIALAH JIBRIL YANG MENURUNKAN AL QUR’AN KE DALAM QOLBUMU DENGAN SEIZIN ALLAH (AL BAQARAH 2 : 97).

Oleh karena itu seorang akan betul-betul yakin kepada kebenaran Al Qur’an dan hakikat Dzat, setelah yang bersangkutan mengalami hal-hal yang bersifat ghoib. Pengalaman ghoib itulah yang sangat didambakan oleh para pencari Tuhan. Pengalaman ghoib itulah yang disebut ilmu ilhamiah atau ilmu laduni yang lebih dipercayai oleh mereka para sufi dari pada ilmu akal.

BARANG SIAPA YANG HATINYA DIBUKA OLEH ALLAH KEPADA ISLAM (DAMAI) MAKA IA ITU MENDAPAT CAHAYA DARI TUHAN NYA.
(AZ ZUMAR 39 : 22).

Menurut Al Ghazali Dzat Allah itu sangat terang benderang, sehingga hanya bisa ditangkap oleh mata hati.
CAHAYA DI ATAS CAHAYA (AN NUR 35),
DIA (ALLAH) TIDAK TERCAPAI OLEH PENGLIHATAN MATA
(AL AN’AM 6 : 103).

YANG PERTAMA-TAMA AKU BERIKAN KEPADA MEREKA (YANG BERIMAN) ADALAH NUR KU YANG AKU TARUH DI HATI MEREKA (HADITS QUDSI).

Ketika Musa berdo’a ingin melihat Tuhan, maka Tuhan berfirman :
ENGKAU (MUSA) TIDAK AKAN SANGGUP MELIHAT AKU.
MAKA MANAKALA TUHANNYA MEMPERLIHATKAN DIRI DI ATAS BUKIT, BUKIT ITU HANCUR DAN MUSA JATUH TIDAK SADARKAN DIRI
(AL A’RAF 7 : 143).

Maka dengan demikian adalah sangat terlarang untuk menyingkap tabir rahasia Allah, kita tidak boleh melewati batas-batas yang telah ditetapkan Allah.
ALLAH MEMPUNYAI TUJUHPULUH HIJAB CAHAYA DAN KEGELAPAN; SEANDAINYA DIA MENYIBAKKAN HIJAB-HIJAB ITU MAKA KEAGUNGAN WAJAHNYA AKAN MEMBAKAR SEGALA YANG DILIHAT OLEH MAHLUK-NYA ( HADITS ROSULULLAH ).

Berpikirlah kamu tentang makhluk Allah, jangan berpikir tentang Dzat Penciptanya.
Aku tidak mengenal Allah, kecuali sampai sebatas pengetahuan yang telah Allah berikan kepadaku. ( Hadits Rosulullah ).
Bila kita berusaha mencoba menyingkap tabir tersebut, maka kita akan hancur lebur seperti halnya dalam riwayat Nabi Musa yang ingin melihat Allah, dimana gunung sekalipun akan hancur. Mengenal Tuhan harus melalui Tuhan. Dia yang mengenali dan Dia yang dikenali adalah sama. Jasmani Musa dengan ke-aku-annya tidak mungkin bisa berhadapan dengan Tuhan, karena tidak ada sesuatu wujud yang lain disamping Allah. Kekasaran jasmani dan ke-aku-an merupakan tabir yang pekat.
Sesungguhnya Allah telah memberikan peringatan kepada kita semua :

WA YUHADZDZITU KUMULLAHU NAFSAHU : DIA MEMPERINGATKAN KA MU TERHADAP DIRINYA (AL IMRAN 3 : 30).

KULLU SYAI’IN HAALIKUN ILLAA WAJHAHU : SEGALA SESUATU AKAN MUSNAH KECUALI WAJAHNYA (AL QASHASH 28 : 88).

Bila ingin berjumpa dengan Tuhan, hancur luluhkan dirimu sendiri, ke-akuan-mu, egomu, tutup mata dan telingamu, tutup semua ilmu dan teori tentang Dzat, kosongkan hati dan pikiranmu dari segala sesuatu selain Allah semata, maka KE-AKU-AN TUHAN, RUH TUHAN dalam dirimu akan muncul memperlihatkan JAMAL-NYA. AKU dan AKU saling bertemu dan berdialog. Demikianlah apa yang dilakukan Musa selama 40 hari dan 40 malam, sehingga Musa pun bisa menerima wahyu 10 Perintah Tuhan. Demikian juga Nabi Muhammad SAW, menurut para sesepuh, wahyu pertama turun setelah 40 hari dan 40 malam di Gua Hira.
Shabda Rosulullah : Kita harus bisa mati sebelum mati.  
Wallahu A`lam Bishowab, Semoga kita dapat membawa ilmu ini kepada Allah Azza Wajalla.

PELAJARI INTI HIKMAH SAMPAI KE AKARNYA JANGAN SAMPAI TERTIPU PARANORMAL GADUNGAN YANG MENGAKU PUNYA ILMU TINGGI PADAHAL CUMA SULAP DOANG, PESAN KAMI BAGI YANG MUSLIM ISTIKHAROH MOHON PETUNJUK ALLAH TA`ALA SEBELUM BERTINDAK AGAR TIDAK TERSESAT.

 http://lspm-asmarajehkubro.blogspot.com
 

Legalitas Lembaga Spiritual Pengabdian Masyarakat Sudah Dilindungi Undang-Undang

MAHAR ANDA DAPAT DITRANSFER MELALUI

MAHAR ANDA DAPAT DITRANSFER MELALUI
WESEL POS. KE ALAMAT : PO. BOX. 6927. JAT.PK. JKT 13069 INDONESIA.

VIA WESTERN UNION

VIA WESTERN UNION

ATAU BAGIAN ADMINISTRASI LEMBAGA SPIRITUAL PENGABDIAN MASYARAKAT

ATAU BAGIAN ADMINISTRASI LEMBAGA SPIRITUAL PENGABDIAN MASYARAKAT
SHAR-E. A/N: SYAFIQOH NURHAYATI. NO.REK : 919-857-95-99 (VIA ATM BERSAMA KODE BANK : 147).

VISITORS FROM RADAR OF NASA.:

free counters